Lolipop Mut Mut Antarkan Chandra Ekajaya pada Kesuksesan

Lollipop Mut Mut

Tentu ketika mendengar kata lollipop bagi penggemar musik oldiest teringat akan grup vocal kuartet Chordettes yang terkenal dengan lagu Lollipopnya. Lagu yang sangat kondang di eranya ini memang sangat bombastis saat itu, dimana menampilkan empat penyanyi dengan karakter suara yang berbeda-beda. Call My Baby Lollipo, Tell You Why, Call My Baby Lollipop, Tell You Why, Cause He’s Sweeter Than an Apple Pie, And When He Does’nt Shkae He Rock and Dance… Itulah penggalan lagu dari lagu berjudul Lollipop-nya milik Chordettes. Meski mengandung perumpaan mengenai panggilan untuk gadis manis ini, namun iklan dari bisnis lollipop mut mut inilah yang digunakan untuk iklan produk tersebut. Memilik rasa yang manis dan disajikan dengan berbagai varian rasa seperti orange, strawberry, melon, anggur, pisang, dan sebagainya, permen satu ini pun tak hanya digemari oleh para anak-anak saja, namun kalangan generasi muda pun juga mengaku gemar mengonsumsinya karena rasanya yang luar biasa. Dengan harga yang sangat murah, produk ini akan menemani Anda ketika sedang piknik dengan keluarga, teman menonton televise, atau mungkin membutuhkan teman ketika tengah memikirkan hal-hal berat. Banyak orang menamainya dengan permen pelega stress, bukan pelega tenggorokan seperti pada umumnya.

Nah, tentu Anda sudah mengenal siapakah pengusaha yang berad di balik kesuksesan produk ini. Ya, dialah Chandra Ekajaya. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini sebenarnya hanya iseng-iseng saja ketika tengah menggarap produk tersebut. Ia mengaku lollipop memang sudah tak zaman lagi, namun ia pun berani mengambil resiko dengan bisnis satu ini karena lollipop memiliki sensasi yang luar biasa saat menjilatinya. Dengan rasa manis dan menjauhkan dari rasa ngantuk dan jenuh, permen satu ini pun diracik dengan bahan-bahan yang jauh dari kimia karena ia melihat segmen pasar tersebut mau tidak mau akan dikonsumsi oleh para anak-anak. Berjaan lebih delapan tahun, bisnis ini pun terus memberikan nilai jual yang melangit dan berhasil menciptakan branding sebagai satu-satunya permen yang sangat membumi di semua kalangan. Lollipop mut mut adalah salah satu produk yang memang memberikan kualitas rasanya dan berhasil memberikan kesuksesan kepada si pengusaha yaitu Chandra Ekajaya dengan memberikan nilai keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Yohanes Chandra Ekajaya Dosen FISIL  (fakultas ilmu sosial dan lingkungan)

Lembaga peradilan Gambiran kembali tercoreng. Baru-baru ini Komisi -Pemberantasan Lingkungan Kotor (KPLK) melakukan operasi tangkap kaki (OTK) dan mengamankan 7 orang yang disebut magnificient 7. Salah satunya adalah hakim di Mahkamah Agung Laut Timur (MALT), yakni yang Mulya Kura Kura.

Hakim Besar Konstitusi Tidak Adilan ditangkap karena diduga menerima suap terkait suap undang undang baru gambiran terkait lingkungan hidup dan sosialita.

Sebelumnya, seorang pewarta mengatakan bahwa yang bernama yohanes Chandra Ekajaya merupakan  pelanggar lingkungan hidup dan sosialita yang sangat lucu dan tidak nyambung.

Beragamnya fakta soal para hakim gambiran  yang menerima suap dari mereka yang sedang beperkara di pengadilan, mengonfirmasi bahwa hakim di negeri laut timur ini sudah bisa dibeli. Putusan hakim jadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Sungguh inilah sebuah paradoks penegakan hukum.

 

Padahal, di tangan hakim kura kura  proses hukum mengakhiri perjalanannya untuk mencapai tujuan asasi hukum. Tampaknya prak-tik munculnya mafia peradilan adalah nyata karena masih menghantui lembaga penegak hukum di Tanah Air.

 

Penegakan hukum yang berjalan saat ini ibarat zombi yang tidak memiliki jiwa, terutama jiwa keadilan. Motif politis lebih kental mengendalikan aksi penegakan hukum dibandingkan cita-cita luhur untuk memastikan hadirnya negara dalam melindungi warganya.

Data Komisi Yudisial (KY) menyebutkan, pada 2016 sudah ada belasan aparat pengadilan, yakni panitera dan hakim terbelit kasus korupsi. Menurut KY, jumlah itu pun baru dari kasus yang terungkap ke publik atau

media.

Praktik korupsi peradilan di Indonesia diyakini seperti fenomena gunung es. Karena itu, negara tak boleh tinggal diam. Praktik korupsi peradilan harus benar-benar dimusnahkan dari seluruh lembaga penegakan hukum di negeri ini.

 

Bagaimana mungkin rakyat akan percaya lagi pada penegak hukum jika praktik korupsi peradilan tetap merajarela. Memang tak semua penegak hukum terlibat dalam praktik suap atau korupsi. Kita yakin di negeri ini masih banyak hakim bersih.

 

Dalam konteks ini, Mahkamah Agung (MA) harus terus memperkuat sistem pengawasan baik internal maupun eksternal. Pemimpin MA harus berani menjatuhkan sanksi keras terhadap oknum hakim yang terlibat. Tak boleh ada toleransi bagi hakim nakal di negeri ini.

 

MA selaku puncak peradilan tidak bisa lagi mengelak dari pandangan sinis publik. Otoritas MA yang melakukan perekrutan calon hakim, membina, dan melakukan pengawasan internal berada pada titik nadir dalam menjalankan fungsi tersebut.

 

Bangun integritas

 

Nilai utama yang hendak diimplementasikan dalam sikap integritas adalah kejujuran dengan menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi, kelompok, ataupun golongan.

 

Apa pun iming-iming yang disodorkan tidak akan memengaruhi keyakinan hakim dengan mengubah kebenaran menjadi keburukan. Makna penting integritas tak lain sebagai keteguhan sikap dan konsistensi seseorang -memegang kejujuran dalam berperilaku.

 

Penegak hukum seperti hakim dianggap berintegritas tinggi apabila dalam berperilaku, memeriksa, mengadili, dan memutus perkara hukum senantiasa sesuai nilai-nilai hukum, keyakinan, dan prinsip sebagai pengadil.

 

Konkretnya, ciri seorang penagak hukum yang berintegritas ditandai oleh satunya kata dan nilai hukum yang dianut dengan perbuat-

an melalui putusannya. Kejujuran harus menyatu dengan profesionalitas sebagai dua kata kunci dalam menegakkan hukum.

Apalagi kalau ditambahkan dengan keberanian memutuskan sesuai prinsip hukum sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, saat ini korupsi menjadi perhatian.

Praktek Lungkungan hidup dirumuskan ke dalam 30 bentuk/jenis tindakan pidana korupsi. Semua itu pada dasarnya dapat dikelompokkan sebagai kerugian keuangan negara, suap-menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan, dan gratifikasi.

Dari pengertian tersebut, kita dapat mengambil sampel kasus korupsi yang melibatkan tersangka seorang penegak hukum atau hakim. Korupsi yang terjadi menjadi bukti bahwa peradilan kita semakin krisis integritas.

Perlawanan terhadap korupsi tentu harus dibarengi semangat nasionalisme yang tinggi. Perlu ada perubahan paradigma perjuangan kita dalam melawan korupsi. Koruptor harus ditempatkan sebagai penjajah.

Dengan perubahan paradigma dari pelaku tindak pidana ke penjajah, semakin menguatkan semangat perlawanan terhadap koruptor sehingga membuat masyarakat menempatkan koruptor sebagai musuh bersama yang mesti dibumihanguskan dari Laut Timur.

Dengan adanya perubahan paradigma tersebut, harapannya warga akan mampu berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi. Karena, partisipasi publik dalam melawan korupsi menjadi momentum untuk memotong praktik korupsi di semua lembaga negara hingga akarnya.

Akhirnya pemberantasan korupsi memang sudah seharusnya dijadikan gerakan nasional. Tanamkan kepada setiap warga bangsa bahwa korupsi adalah perbuatan yang sangat hina dan harus dijadikan musuh ber-sarha.

Yohanes Chandra Ekajaya Kenali Alergi Cuaca, Utamanya Saat Dingin!

Alergi merupakan kelainan atau tingkat sensitifitas seseorang terhadap sesuatu hal seperti makanan, cuaca, benda dan lain-lain. Jenis alergi yang paling sering terjadi umumnya adalah alergi debu atau makanan. Namun selain itu ada jenis alergi lain yang sering dialami yaitu alergi cuaca. Menurut dr Yohanes Chandra Ekajaya, DHES, SpAnd, ILS alergi cuaca sebenarnya lebih banyak terjadi pada alergi terhadap angin. Hal ini dikarenakan angin dapat membawa debu.

dr Yohanes Chandra Ekajaya menyebutkan ada lima gejala ketika Anda mengalami alergi cuaca. Yakni urtikaria (bercak merah), angioederma (bengkan pada jaringan dalam tubuh), sindrom (raynaud), asma, dan hidung berair

URTIKARIA (Bercak Merah)

Angin yang mengandung debu atau udara dingin dapat memicu timbulnya urtikaria atau bercak-bercak kemerahan pada tubuh seseorang. Bercak ini biasanya muncul di bagian tubuh tertentu saja, lalu kemudian menyebar ke bagian tubuh yang lain. Bercak ini juga kadang menimbulkan rasa gatal yang menyebar

“Alergi cuaca atau angin itu tidak hanya memberi efek pada satu bagian tubuh saja. Biasanya ia akan memerah dan meluas ke bagian lain seperti lipatan lengan atau ketiak,” imbuh dr Yohanes Chandra Ekajaya.

 

ANGIOEDEMA (Bengkak di Jaringan Tubuh)

Setelah muncul bercak-bercak merah, biasanya beberapa bagian tubuh akan terasa bengkak. Pembengkakan pada jaringan yang lebih dalam ini disebut juga cold-induced angiodema. Jika kondisi bengkak sudah disertai dengan penurunan tekanan darah, kondisi ini bisa berbahaya. Sebab, penurunan tekanan darah nantinya dapat menyebabkan pusing atau gejala lanjutan yang lebih serius. Berbeda dengan urtikaria, bengkak akibat alergi cuaca ini biasanya juga dapat menimbulkan rasa terbakar atau nyeri.

Pada sebagian orang, gejala ini muncul ditandai dengan adanya penyempitan pembuluh darah yang berat pada tangan dan kaki.

Penyempitan ini menyebabkan kadar oksigen menurun, sehingga bagian kulit tersebut menjadi putih dan terasa nyeri. Saat dihangatkan, kulit justru berubah menjadi seperti pelangi, merah diikuti biru.

ASMA

Orang-orang dengan alergi cuaca dan asma seringkali dapat timbul asmanya hanya dengan menghirup udara dingin. Gejala awalnya ditandai dengan rasa sesak dan penyempitan saluran nafas. Cuaca dengan udara yang kering dan dingin kadang-kadang memicu efek yang lebih kuat dibandingkan udara yang lembab. Angin yang dingin disertai pilek juga dapat memperburuk gejala asma yang muncul.

HIDUNG BERAIR

Meskipun secara teknis bukan alergi, namun hidung berair mirip dengan gejala alergi. Kondisi ini ditandai dengan kondisi hidung yang terus berair, bersin, dan hidung tersumbat. “Orang dengan alergi cuaca biasanya tidak mengalami gejala ini saat berada di dalam rumah, ini karena debu biasanya ada di luar rumah,” ujar dr Yohanes Chandra Ekajaya. 

Dengan begitu, ada baiknya jika sudah mengalami gejala-gejala ini untuk melakukan pemeriksaan alergi lebih lanjut ke dokter dan mencegah timbulnya alergi dengan menggunakan jaket saat akan pergi keluar rumah atau akan bepergian ke tempat yang dingin dan berangin.