Yohanes Chandra Ekajaya Kembangkan Industri Rotan Tanah Air

pengusaha yohanes chandra ekajaya menembus pasaran rotan mancanegara

Yohanes Chandra Ekajaya kembali melebarkan ekspansi bisnisnya di Indonesia. Kali ini sektor idnustriproperty menjadi pilihanya, dan pilihanya jatuh pada buah Rotan. Pilihanya ini tidak tanpa alasan, sebelum melakukan bisnis tentunya dia telah melakukan banyak observasi dan pengamatan tentang pasaran Rotan dan bagaimana mengolahnya.

Dengan membuka usaha ini Yohanes Chandra Ekajaya sangat senang, karena bukan hanya dia yang mendapatkan keuntungan tapi juga bisa menyerap kerja para warga disekitarnya yang tadinya tidak memiliki pekerjaa. Sekareang ketika masuk daerah perkampungan industrinya, terlihat orang-orang yang sedang melakukan aktifitas membuta kursi, menganyam, membuat sketsel ruangan, craft, dan lainya.

Usaha ini dibuka sekitar 1 tahun yang lalu, meskipun masih bisa dikatakan baru namun perkembangan usahanya sudah banyak mengalami perkembangan. jika awal membuka usaha dirinya hanya mempunyai empat orang pekerja. Namun, kini sudah berkembang dan memiliki 30 orang karyawan yang setiap hari memproduksi pesanan dari pelanggannya, mulai dari kafe, restoran, rumah makan, hotel, dan toko-toko furnitur. Saya tidak bisa membuat rotan sendiri “makanya saya memperkerjakan masyarakat yang bisa membuat” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Kesuksesan menembus pasaran Rotan nasional tidka lepas dari keuletan, kreatif dan selalu memproduksi desain yang baru menjadi andalanya dalam menggeluti bisnis ini. Ide desain yang Yohanes Chandra Ekajaya berasal dari dia semua, inspirasinya berasal dari banyak sudut pandang. Dengan keunikan desainya Sehingga produksinya kini menjadi salah satu yang paling digemari pembeli yang berasal dari seluruh Indonesia.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko kembangkan usaha rotan

Yohanes Chandra Ekajaya bahkan selalu kebanjiran order dari pembeli lokal yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Kalimantan, Bali, Surabaya, dan beberapa daerah lain. Dia meyakini jika pasar kerajinan rotan di dalam negeri masih berpeluang bagus. Sehingga dirinya belum berpikir untuk mengekspor produksi rotanya.

Di dalam rumah produksinya juga terdapat ruangan showroom untuk memajang dan menyimpan rotan hasil produksinya. Pembeli bisa melihat-lihat hasil produksinya sebelum membeli. Untuk pesana luar kota menggunakan pemasaran online baik secara media sosial maupun website.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, omset yang bisa di raup dari bisnis rotan nya ini mencapai 30 juta perbulanya, itu keuntungan bersih sudah dipotong dengan gaji karyawan dan keperluan lainya. Keuntungan itu di dapat dari produksinya dalam sepekan saja untuk penyekat ruangan bisa mencapai 200 unit, dengan harga per pintunya rata-rata Rp100 ribu. Belum dari olahan rotan lainya.

Mungkin hal yang nantinya akan dia kembangkan adalah dari segi pemasaran yang bukan hanya di kawasan Indonesia saja, melainkan mampu merambah ekspor ke mancanegara. Sehingga semakin menambah omset penghasilan dan tentunya semakin mengharumkan nama Indonesia sebagai penghasil olahan rotan terbaik di Dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *