Meski Drop Out, Kini Yohanes Chandra Menjadi Jutawan

  Tak ada pepatah yang mengatakan bahwa kerja keras adalah hal yang sia-sia. Yohanes Chandra Eka telah membuktikan kenyataan tersebut. Tumbuh dari keluarga sederhana, prestasi akademik tidak pernah ia dapatkan, bahkan ia pun harus gagal di bangku kuliah karena lebih memilih untuk fokus dalam melakoni usaha yang tengah dirintisnya. Namun, ia meyakini bahwa dengan kegagalannya di bangku akademik berarti memiliki masa depan suram.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa hinaan dari kerabat dan tetangganya di Malang menjadi lecutan dirinya untuk sukses dalam dunia bisnis. Keinginan itu pun akhirnya terjawab, dimana kini lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini menjadi pemilik dari sebuah produk kuliner terkemuka di Indonesia bernama Q Pizza.

Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis yang kini sukses tersebut mengawali karir  bisnisnya dengan merintis sebuah usahanya untuk mendistribusikan produk-produknya ke beberapa kantin sekolah. Dengan bekal ilmu bisnis yang ia peroleh dari pamannya, ia pun mulai merintis usaha-usahanya di berbagai kota. Kini Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mengembangkan dan mengelola puluhan ruko di seluruh provinsi di Indonesia.
Yohanes Chandra Ekajaya yang memiliki hobi kuliner ini kemudian mendirikan Q Pizza dengan sistem waralaba yang telah dinobatkan sebagai salah satu dari sembilan waralaba kuliner terlahir di tahun 2015 versi Waralaba Magazine.

Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya juga mendirikan Jaringan Pengusaha Muda Nusantara (JPMN). “Lembaga ini harapannya dapat mengubah pola pikir anak muda di Indonesia yang memiliki minat dalam bisnis agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta mendukung program pemerintah untuk ekonomi mandiri,” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya tengah menulis sebuah buku motivasi bisnis. Buku tersebut rencananya akan diterbitkan pada bulan Februari mendatang.

Yohanes Chandra Ekajaya Lelaki Jenius yang Sukses Bangun Bisnis Mie

Yohanes Chandra Ekajaya meyakini bahwa setiap pengusaha sukses memang dapat berangkat dari sektor bisnis manapun. Pemuda lulusan Arsitektur tersebut memutuskan untuk menjalani sebuah bisnis kuliner yang ia yakini mampu membawa dan membuka pekerjaan kepada masyarakat Indonesia.

Pria yang akrab disapa dengan Eka tersebut awal mulanya tak berkonsentrasi dalam sebuah bisnis kuliner. Ia mengaku bahwa sebelum melakoni dan tertarik untuk membuka bisnis kuliner, ia pun melakoni sebagai seorang penjahit celana jeans di salah satu pabrik. Namun, karena ketidakpuasannya dengan pilihannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya memilih untuk melakoni kegiatan bisnis di bidang kuliner. Dalam usahanya kali ini, Yohanes Chandra Ekajaya memilih bakso sebagai salah satu produk yang ia pilih untuk dijadikan sebagai produk dalam bisnisnya. Namun, karena merasa bakso tak dapat bertahan lama, akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan hasil final untuk mendirikan sebuah bisnis mie yang ia beri nama dengan Mie Jancuk.

Mie Jancuk menawarkan kepada para konsumen mengenai sebuah cita rasa yang pedas dan khas dengan tingkat kepedasan dari level buruh hingga level dewa. Dengan modal awal yang sangat kecil, yaitu Rp 2 juta, Yohanes Chandra Ekajaya pun nekat mebuka warung mie tersebut. Alhasil, respon positif pun diberikan oleh produk andalan tersebut dan kini berhasil meraup omzet hingga ratusan juta rupiah dari mie tersebut.

Kini, perkembangan pesat mie buatan Yohanes Chandra Ekajaya ini telah berhasil membuka cabang pada beberapa daerah khususnya di daerah-daerah Jawa Timur. Selain itu, beberapa cabang seperti Sidoarjo, Malang, Jember, dan sekitarnya telah menghadirkan mie dengan kesitimewaan cita rasa pedas tersebut.

Kini, dengan berbagai cabang warung Mie yang ia buat, Yohanes Chandra Ekajaya mampu menghasilkan omzet yang sangat fantastis. Pasalnya omzet antara Rp 98 juta hingga Rp 102 juta setiap bulannya berhasil ia raih. Ia juga memiliki sekitar 50 lebih karawan tetap untuk dipekerjakana dalam menjalankan bisnis kulinernya. Yohanes Chandra Ekajaya sendiri mengaku bahwa taka da sedikit rasa malu dalam dirinya, meskia ia merupakan seorang lulusan jurusan Arsitektur, ia tak sedikitpun gengsi untuk melakoni sebuah kegiatan bisnis sebagai penjual mie.

Chandra Ekajaya Si Pria Tua Pedagang Empek Empek

Chandra Ekajaya itulah nama panggilan seorang tua pedagang mpek-empek dipulau gadung. Pada umumnya orang tua sudah bisa menikmati hari tuanya,namun tidak dengan seorang Chandra Ekajaya. Dia merupakan seorang pria tua yang kuat dengan segudang pengalaman berdagang empek-empek. Chandra Ekajaya sudah sejak lama dia berada di jalanan untuk berdagang. Dimulaidari melakukan bersih-bersih kaca mobil sampai berdagang tahu sumedangdia lakoni.

Saat berdagang tahu sumedang dia pernah mengalami kejadian unik seperti ditipu oleh pengendara mobil, dan dia hanya bisa tersenyum. Chandra Ekajaya memang seperti itu diaselalu berusaha mengalah. Ini menjadi sebuah lelucon sendiri nampaknya memang sudah menjadi jalan takdir Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya dibuang oleh keluarganya, sejak lama dia ditelantarkan oleh keluarganya sendiri. Dimulai dari kematian anaknya lalu dia dibuang oleh anak mantunya. Begitu kasihan kehidupan Chandra Ekajaya. Malang nasibnya dijalanan dengan umur yang seharusnya berada dirumah. Menikmati hari tua itulah yang seharusnya terjadi untuk seorang Chandra  Ekajaya.

Berdagang empek-empek adalah sesuatu keharusan disaat Chandra Ekajaya terpuruk dan dibuang oleh keluarganya. Chandra Ekajaya memang orang tua yang kuat yang bisa berdiri sendiri tanpa bantuan siapapun. Chandra Ekajaya pria tua yang hebat yang semoga saja dia terus berjuang dengan cara ynag benar.

Chandra Ekajaya pria tua dari Palembang yang kini berjualan empek-empek. Dari hasil berjualan mpek-mpek dia bisa menghidupi dirinya sendiri. Dia tidak bergantung pada orang lain dan tentunya dia memanfaatkan ini sebagai sesuatu yang dinikmatinya sendiri.

Menu terbaru Pengusaha Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Kini Sukses Miliki Ratusan Gerai Bolu Kukus Kang Eka

Chandra Ekajaya atau akrab disapa dengan Kang Eka merupakan salah satu sosok yang berpengaruh dalam kesuksesan produk yang kini dikenal oleh masyarakat dengan nama Bolu Kukus Kang Eka. Yohanes Chandra Ekajaya mengawali usaha brownies kukusnya tersebut sesuai dengan rintisan dari resep kue rumahan.

Brownies yang diberi nama Bolu Kukus Kang Eka ini memang menjadi primadoa di tengah para pecinta kuliner tanah air. Dengan keistimewaan rasa yang luar biasa serta packaging yang menarik membuat ribuan orang tertarik untuk membeli roti dengan aneka rasa ini. Memang, Chandra Ekajaya memang telah menyiapkan beraneka macam rasa seperti pisang, talas, blueberry, pandan, durian, keju, cokelat, dan sebagainya.

Diawali dari bisnis rumahan, Chandra Ekajaya berhasil membuka gerainya tersebut baik di kota-kota besar maupun daerah-daerah di Indonesia. Mengawali bisnis sesuai dengan minat dan bakat memang akan membuahkan hasil. Dan dengan kemampuan memasak yang luar biasa, Chandra Ekajaya pun kini berhasil mengenalkan produk browniesnya tersebut menjadi legenda di dunia kue Indonesia. Rasanya yang sangat legit membuat lidah para pecinta kuliner tak henti-hentinya meminta produk tersebut.

Memang, langkah awal dalam memasarkan kue kukus miliknya tersebut tak semulus yang dibayangkan oleh Chandra Ekajaya. Cobaamn tersebut memang tak sedikitpun menyurutkan usaha yang dilakukan oleh lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur.

Merintis usaha kembali di tempat yang baru, ternyata memberikan keuntunga tersendiri bagi Chandra Ekajaya. Tak sulit memang bagi mereka untuk mendapatkan konsumen yang baru, bahkan minat konsumen semakin meningkat setelah mereka pindah di berbeagai lokasi baru. Chandra Ekajaya telah sukses memproduksi brownies kukus miliknya dan kini setiap harinya ia mampu menghabiskan sekitar ribuah brownies. Brownies yang diproduksi setiap harinya tersebut memang selalu habis dibeli konsumen dan tak harang banyak konsumen yang harus kecewa karena brownies kukusnya tersebut ingin dibelinya sudah terjual.

Ketekunan dan tekad memang menjadi modal utama lelaki yang memiliki hobi memasak ini. Chandra Ekajaya berhasil mengantarkan bisnisnya tersebut menjadi industri besar, serta mampu mewujudkan mimpinya dalam menjalankan usaha bersama.

Tips menu lain Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya Mencoba Perruntungan Gulali 2017

Berjualan gulali di tahun 2017 mungkin menjadi salah satu alternatif yang aneh apalagi untuk pebisnis sekelas yohanes chandra ekajaya ini menjadi sebuah peruntungan yang sangat aneh. Memilih berjualan gulali sebagai salah satu ide bisnis kreatif di tahun ini. Pilihan bisnis yang sungguh sangat layak untuk ditertawakan.

Bisnis gulali merupakan bisnis kecil yang dapat  merubah pikiran anda, bagaimana tidak. Bisnis ini dapat meraih omset jutaan jika ditekuni. Bayangkan saja banyak anak kecil yang suka dengan gulali membuat jalanya bisnis ini begitu mudah.

Jika anda pernah berpikir untuk berbisnis UKM maka ini merupakan salah satu jawabanya. Bisnis ukm gulali salah satu yang paling unik untuk anda geluti. Namun perlu diingat bahwa kita perlu bermain pasar disana hal tersebut karena kita memang harus mengetahui bagaimana cara memasarkan sebuah permen gulali kepada orang orang yang tepat.