Anak Usia 1 Tahun Belum Bicara Diwaspadai

dok.chandraekajaya

DIMULAI dengan mengucapkan kata-kata sederhana, normalnya kemampuan bicara anak akan terus meningkat seiring pertambahan usianya. Namun ada pula anak yang kemampuan bicaranya agak lambat. Menurut dr Aditya Suryansyah SpA, ada beberapa faktor penyebab mengapa kemampuan bicara anak bisa terhambat. Salah satunya adalah kurangnya komunikasi dengan anak.

“Anak yang jarang diajak bicara atau mengajarkan lebih dari satu bahasa sehari-hari misalnya, ini bisa membuat anak menjadi bingung. Gunakan bahasa ibu atau bahasa yang digunakan di rumah, jangan terburu-buru mengajarkan beberapa bahasa pada anak supaya anak mudah mengerti dan belajar berbicara,” tutur dr Aditya. Ia melanjutkan, memang ada sebagian anak yang mudah mempelajari beberapa bahasa dalam waktu bersamaan. Namun sebagian besar bisa jadi malah bingung untuk memahami banyaknya bahasa tersebut. Akibatnya, anak malah jadi kebingungan dan malas belajar bicara.

“Penyebab kedua, bisa jadi karena kelemahan saraf motorik bicara. Biasanya hal ini perlu pelatihan khusus dan diharapkan anak akan dapat bicara setelah itu,” tutur dokter yang praktik di RSAB Harapan Kita, Jakarta tersebut. Sementara itu, faktor ketiga adalah karena ada penyakit misalnya retardasi mental atau autisme. Pada kasus ini, anak tidak hanya terlambat bicara, tapi juga terlambat dalam aktivitas sosialnya dan anak sulit berkomunikasi dengan lingkungannya.

“Untuk memastikan, lebih baik periksakan ke dokter anak agar dilihat proses tumbuh kembangnya. Dengan begitu, terapi yang tepat bisa direncanakan untuk anak,” pesan dr Aditya.

Nah, sejatinya, di usia berapa bulan sih anak sudah bisa melafalkan kata-kata? Terpisah dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya          mengungkapkan anak sudah bisa bicara ‘mama’ atau ‘papa’ biasanya ketika berusia 1 tahunan. Namun, untuk bicara setidaknya anak sudah punya kosa kata 20 kata dan setengahnya dimengerti orang lain, tahap itu terjadi saat anak berusia 19-21 bulan. Senada dengan dr Meta, Rita Rahmawati Amd TW SPd, selaku terapis wicara di RS Harapan Kita dan Rumah Terapi Jakarta mengatakan pada umumnya kebanyakan anak mulai bicara di usia 12-18 bulan. Namun, Rita menekankan tahapan anak mulai bisa bicara secara normal dimulai dari sejak anak itu lahir.

‘Tahapnya terdiri dari fase coomg atau rejlexive vocalization di mana suara masih bersifat refleks di usia 3 minggu. Lalu babling di usia 6-7 minggu, dan dilanjutkan dengan laling di usia 6-9 bulan,” kata Rita dikutip dari detikHealth. Di usia 12-18 bulan, anak sudah mulai memasuki fase true speech di mana ucapannya mulai memiliki arti. Ditambahkan Rita, jika anak itu tidak menangis saat lahir, kemungkinan besar akan terjadi hambatan pada proses perkembangan bahasa bicaranya. “Sehingga bisa dikatakan bahwa semua tahapan tersebut harus terlewati dengan baik,” ujar Rita.