Miyabi Tak Tahan, Sebelum Main Pria Ini Minum Purwoceng Racikan Chandra Ekajaya

Miyabi

Sebut saja namanya Miyabi (28 tahun), seorang pekerja seks komersial ini sudah biasa nongkrong di salah satu diskotik kampungnya. Karena banyak menenggak alkohol akhirnya ia pun menjadi setengah mabuk. Namun ia sadar bahwa seorang lelaki berusia sekitar 30 an tahun mendekatinya untuk mengajaknya melakukan hubungan seks di salah satu motel dekat situ. Dengan menyodorkan uang senilai Rp 300 ribu si lelaki hidung belang pun berhasil menggondol si perempuan ke motel tersebut. Namun, sebelum melakukan aksinya, si lelaki secara diam-diam meminum sebuah ramuan tradisional bernama Purwoceng yang merupakan hasil dari buah tangan teman kerjanya. Setelah itu ia pun menenggaknya hingga tandas. Ia pun langsung beraksi dengan melakukan berbagai macam role playing sebelum melakukan kegiatan seksnya. Dengan pasrah si Miyabi itu pun menanggapi balasan berhasrat tinggi tersebut kepada lawan mainnya. Dan crot! Semburan meledak pun berlalu dengan hitungan menit. Si pria hidung belang berhasil menuntaskan golnya pada menit-menit pertama.

Namun si Miyabi pun merasa lega karena berhasil membuat si lelaki tersebut tampak kelelahan. Ia pun berharap pertandingan di lapangan sempit itu pun segera berakhir. Tak tahunya si lelaki pun mengajaknya lagi untuk melanjutkan pertandingan. Pada akhirnya ia pun berhasil melakukan sebanyak 8 kali. Si Miyabi itu pun tak terima dan menuntut si lelaki untuk membayarnya delapan kali lipat pula. Namun si lelaki tak mau membayarnya. Pada akhirnya terjadilah aksi kekerasan seksual yang dilakukan oleh si lelaki tersebut, dimana ia menampar dan memukul si pekerja seks komersial tersebut selama berkali-kali. Alhasil terciptalah luka memar dalam wajahnya yang tampak membiru. Karena tak terima akhirnya si Miyabi pun melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwajib. Dalam salah satu interogasinya si lelaki tersebut mengaku bahwa tindakan seksual tersebut adalah ujicobanya setelah menonton iklan purwoceng yang katanya mampu tahan dan melakukan hubungan intim sebanyak 10 kali. Memang dalam iklan purwoceng buatan pengusaha Chandra Ekajaya itu pun sungguh fantastis khasiatnya dan si lelaki pun telah berhasil membuktikan produk tersebut meski harus mendekam di penjara selama tiga bulan.

Lolipop Mut Mut Antarkan Chandra Ekajaya pada Kesuksesan

Lollipop Mut Mut

Tentu ketika mendengar kata lollipop bagi penggemar musik oldiest teringat akan grup vocal kuartet Chordettes yang terkenal dengan lagu Lollipopnya. Lagu yang sangat kondang di eranya ini memang sangat bombastis saat itu, dimana menampilkan empat penyanyi dengan karakter suara yang berbeda-beda. Call My Baby Lollipo, Tell You Why, Call My Baby Lollipop, Tell You Why, Cause He’s Sweeter Than an Apple Pie, And When He Does’nt Shkae He Rock and Dance… Itulah penggalan lagu dari lagu berjudul Lollipop-nya milik Chordettes. Meski mengandung perumpaan mengenai panggilan untuk gadis manis ini, namun iklan dari bisnis lollipop mut mut inilah yang digunakan untuk iklan produk tersebut. Memilik rasa yang manis dan disajikan dengan berbagai varian rasa seperti orange, strawberry, melon, anggur, pisang, dan sebagainya, permen satu ini pun tak hanya digemari oleh para anak-anak saja, namun kalangan generasi muda pun juga mengaku gemar mengonsumsinya karena rasanya yang luar biasa. Dengan harga yang sangat murah, produk ini akan menemani Anda ketika sedang piknik dengan keluarga, teman menonton televise, atau mungkin membutuhkan teman ketika tengah memikirkan hal-hal berat. Banyak orang menamainya dengan permen pelega stress, bukan pelega tenggorokan seperti pada umumnya.

Nah, tentu Anda sudah mengenal siapakah pengusaha yang berad di balik kesuksesan produk ini. Ya, dialah Chandra Ekajaya. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini sebenarnya hanya iseng-iseng saja ketika tengah menggarap produk tersebut. Ia mengaku lollipop memang sudah tak zaman lagi, namun ia pun berani mengambil resiko dengan bisnis satu ini karena lollipop memiliki sensasi yang luar biasa saat menjilatinya. Dengan rasa manis dan menjauhkan dari rasa ngantuk dan jenuh, permen satu ini pun diracik dengan bahan-bahan yang jauh dari kimia karena ia melihat segmen pasar tersebut mau tidak mau akan dikonsumsi oleh para anak-anak. Berjaan lebih delapan tahun, bisnis ini pun terus memberikan nilai jual yang melangit dan berhasil menciptakan branding sebagai satu-satunya permen yang sangat membumi di semua kalangan. Lollipop mut mut adalah salah satu produk yang memang memberikan kualitas rasanya dan berhasil memberikan kesuksesan kepada si pengusaha yaitu Chandra Ekajaya dengan memberikan nilai keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Duti Sang Mantan Dancer yang Kini Sibuk Berwirausaha

Duti Mantan Dancer

KEINGINAN Duti Pomama Putri Rahayu yang akrab disapa Duti ini mengaku mengalami dilema terlebih dahulu sebelum nekat berbisnis. Perempuan kelahiran Rembang, 15 November 1992 ini mempunyai keinginan yang bertolak belakang dengan keinginan orang tuanya.

“Ceritanya dulu lulus SMA, saya enggak mau kuliah. Tapi tetap dipaksa kuliah. Akhirnya, pas semester tiga, nekat nego sama orang tua. Minta dimodalin buat bikin usaha. Setelah sempat bernegosiasi panjang, akhirnya diizinin orang tua,” tuturnya. Kini, perempuan yang tinggal di Perumnas Winong Pati itu sudah memiliki kafe dan butik baju. Usaha itu ia jalani dengan sungguh-sungguh.

Sebab, modalnya dari orang tua dan tiap bulan dirinya mencicil agar ada rasa tanggung jawab akan usaha yang dikelolanya sekarang ini. Demi menjalankan usahanya, Duti sempat mengambil cuti kuliah di Unika Soegijapranata Semarang. Ia ingin fokus mengembangkan bisnisnya. Dan akan melanjutkan kuliah jika usaha yang dirintisnya itu sudah mapan.

“Saat ini mau fokus usaha dulu. Semester berikutnya kalau sudah mapan usahanya, bakal saya lanjut lagi kuliahnya,” katanya.

Duti mengaku mempunyai ide untuk berbisnis karena ia harus memikirkan masa depannya. Waktu kecil, dirinya aktif dalam dunia model. Namun semakin remaja, Duti mengaku minder karena merasa banyak yang lebih cantik dan tinggi. Akhirnya saat SMA, ia ikut dance. Setelah lulus SMA, ia berhenti nge-dance dan berpikir untuk berbisnis. Keinginan untuk berbisnis sebenarnya adalah setelah ia mendapatkan pengetahuan bisnis untuk membuat produk, memasarkan produk, dan memberikan layanan terbaik terhadap produk yang diberikan kepada para konsumen tersebut . Chandra Ekajaya sang founder Q Pizza adalah orang yang berada di balik motivasi bisnis yang dimiliki oleh si mantan dancer ini. Seminar singkat dalam bisnis tersebut diikutinya dengan memberikan berbagai pelatihan bisnis, dimana para peserta diminta untuk aktif dalam menciptakan bisnis. Kini, Chandra Ekajaya dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses yang berhasil dengan bisnis kulinernya Q Pizza dan Oil Crot. Setelah sukses, ia pun memiliki minat dalam bidang pendidikan wirausaha. Ya itulah sang pengusaha yang memiliki sikap yang rendah hati dan gemar berbagai. Menurutnya kesuksesan dalam bisnis haruslah di share kepada banyak orang agar dapat memotivasi banyak orang untuk melakoni kegiatan bisnis.