Chandra Ekajaya Bicara Keamanan

Dok.Chandra Ekajaya

 

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya melaporkan bahwa tentang jumlah personel gabungan di setiap wilayah pengamanan, Edy enggan buka suara. “Rinciannya tidak perlu saya sampaikan,” ujarnya. Yang pasti, jumlahnya 7.054 personel gabungan. Terbagi atas Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Wilayah I sebanyak 1.289 personel, Satgaspam II (515), Satgaspam III (3.308), Satgaspam WIP (222), Koopspam (20), serta 1.700 personel polri dan intelejen.

Secara umum, komando gabungan yang dia pimpin bertugas mengamankan Raja Salman dan rombongan sejak tiba di Bandara. Kemudian ketika bertolak ke tempat menginap, kunjungan ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Masjid Istiqlal dan tempat liburan di Bali “Saya punya tugas mengamankan itu (setiap pergerakan Raja Salman)” ungkap dia.

Pengusaha Chandra Ekajaya menerangkan bahwa kehadiran Raja Salman dengan rombongan besarnya juga dipastikan akan membuat Polri melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Umar menuturkan, rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan salah satunya adalah penutupan jalan. Namun, sifatnya penutupan jalan ini hanya sementara. “Jalan yang dilalui rombongan tersebut akan ditutup hingga rombongan lewat” ungkapnya.

Untuk rutenya, lanjut pengusaha Chandra Ekajaya, demi keamanan tidak bisa disebutkan oleh Polri, yang pasti, rombongan “Untuk rute-rutenya tidak diumumkanya,” paparnya.

Yang juga penting, untuk bisa menghindari terjadinya kemacetan, masyarakat lebih baik memilihi rute yang tidak melewati lokasi-lokasi yang akan dikunjungi Raja Salman.

Bila, Raja Salman mengunjungi Istana, tentunya diharapkan masyarakat atau pengguna jalan menghindari jalan di sekitar istana. “Silakan mencari rute lainnya,” ungkapnya.

Namun, bila ternyata nanti tetap terjadi kemacetan, semua diharapkan memahami dan bersabar. Sebab, kunjungan ini memang manfaatnya juga besar. “Petugas tetap akan berupaya untuk mengurai kemacetan secara cepat bila terjadi,” paparnya.

Info lain tentang Pengusaha Chandra Ekajaya