Meski Drop Out, Kini Yohanes Chandra Menjadi Jutawan

  Tak ada pepatah yang mengatakan bahwa kerja keras adalah hal yang sia-sia. Yohanes Chandra Eka telah membuktikan kenyataan tersebut. Tumbuh dari keluarga sederhana, prestasi akademik tidak pernah ia dapatkan, bahkan ia pun harus gagal di bangku kuliah karena lebih memilih untuk fokus dalam melakoni usaha yang tengah dirintisnya. Namun, ia meyakini bahwa dengan kegagalannya di bangku akademik berarti memiliki masa depan suram.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa hinaan dari kerabat dan tetangganya di Malang menjadi lecutan dirinya untuk sukses dalam dunia bisnis. Keinginan itu pun akhirnya terjawab, dimana kini lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini menjadi pemilik dari sebuah produk kuliner terkemuka di Indonesia bernama Q Pizza.

Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis yang kini sukses tersebut mengawali karir  bisnisnya dengan merintis sebuah usahanya untuk mendistribusikan produk-produknya ke beberapa kantin sekolah. Dengan bekal ilmu bisnis yang ia peroleh dari pamannya, ia pun mulai merintis usaha-usahanya di berbagai kota. Kini Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mengembangkan dan mengelola puluhan ruko di seluruh provinsi di Indonesia.
Yohanes Chandra Ekajaya yang memiliki hobi kuliner ini kemudian mendirikan Q Pizza dengan sistem waralaba yang telah dinobatkan sebagai salah satu dari sembilan waralaba kuliner terlahir di tahun 2015 versi Waralaba Magazine.

Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya juga mendirikan Jaringan Pengusaha Muda Nusantara (JPMN). “Lembaga ini harapannya dapat mengubah pola pikir anak muda di Indonesia yang memiliki minat dalam bisnis agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta mendukung program pemerintah untuk ekonomi mandiri,” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya tengah menulis sebuah buku motivasi bisnis. Buku tersebut rencananya akan diterbitkan pada bulan Februari mendatang.

Skandal Malam Pertama Menteri Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya merupakan seorang menteri yang tergolong masih berusia sangat muda dan mempunyai akal yang sangat lihai. Suatu hari Menteri Chandra Ekajaya merasa bingung saat harus menentukan teman pendamping hidup. Harapannya ingin memiliki istri seorang gadis desa yang lugu. Namun karena dunia informasi yang berkembang hingga ke pelosok desa, rasanya ia kesulitan untuk menemukan gadis yang dicita-citakan itu dan ia mengalami sebuah skandal malam pertama.

Sebagai pedoman, Menteri Chandra Ekajaya berkesimpulan bahwa gadis lugu, adalah gadis yang tidak pernah melihat organ vital kaum pria. Hal ini akan dibuktikan dengan menunjukan ‘miliknya’ kepada sang gadis. Reaksi sang gadis akan menjadi parameter keluguannya. Tiga perempuan yang sudah dikencaninya dengan spontan menyebut ‘miliknya’ dengan kata ‘rudal’, yang berarti mereka pernah melihatnya karena kebanyakan orang juga menggunakan istilah rudal.

Dok.Chandra Ekajaya

Kini giliran Sulastri. Begitu ditunjukkan ‘barang’ itu gadis desa itu pun dengan kalem bereaksi, “Eihh ekor tikus” sambil berusaha menangkapnya. Karena memang dikira seekor tikus yang tidak kelihatan kepalanya. Menteri Chandra Ekajaya pun merasa cocok dengan Sulastri, karena terbukti dia belum pernah melihat alat vital kaum pria. Tak mau terlambat, keduanya pun menikah. Di malam pertama Menteri Chandra Ekajaya menerangkan pada Sulastri tentang ‘barangnya’ itu, “Sayangku, ini bukan ekor tikus, tapi rudal.”

Namun kecil nyali Menteri Chandra Ekajaya setelah Sulastri menjawab, “Ah bukan, itu ekor tikus, kalau rudal kan besar. Waktu jadi TKW di Arab aku pernah melihat Meriam.” Medengar jawaban Sulastri itu ia merasa sangat kecewa dan malu bahwa barangnya itu disebut ekor tikus. Ia merasa bahwa skandal malam pertamanya ini sangat memalukan. Akan tetapi mau apa dikata karena sudah terlanjur akhirnya sekarang Menteri Chandra Ekajaya hidup bahagia dengan Sulastri walaupun mengalami skandal malam pertama yang sedikit memalukan.

Semua Data Analisis Keberhasilan Yohanes Chandra Ekajaya dalam Bisnis Udang Windu

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang pengusaha muda sukses yang baru-baru ini tengah menjalankan sebuah bisnis yang menjadi percontohan di desa wisata Banyutengen. Desa Banyutengen merupakan sebuah desa yang memiliki potensi alam yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai industri perikanan. Salah satunya adalah, udang windu. Komoditi udang windu terus menjadi idola bagi para pengusaha tambak karena tingginya permintaan pasar pada jenis udang tersebut sangat besar di pasar.

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya sangatlah yakin bahwa dengan ukuran besar dan rasa udang yang manis mampu menciptakan komoditi udang windu yang banyak disenangi oleh pasar dalam negeri dan luar negeri. Dengan kisaran harga sekilo udang windu ditaksir seharga Rp 150 ribu dengan 10 hingga 15 ekor. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat dan dunia pertanian meyukai makanan organik, berdampak pada peningkatan permintaan hasil budidaya udang windu di tambak. Berikut adalah beberapa hal yang harus direalisasikan secara baik mengenai budidaya udang windu:

  1. Memilih lokasi tambak yang baik
  2. Menyiapkan peralatan-peralatan pembantu yang dibutuhkan
  3. Membuat tambak dengan ukuran 2500-3000 m2
  4. Memupuk tambak
  5. Menebarkan benih udang dengan ukuran 15 hingga 20 ekor untuk setiap m2

Dengan melakukan bisnis udang windu, maka ada beberapa keuntungan yang tentu memiliki peluang yang besar dalam melakukan budidaya, diantaranya dari segi manfaat adalah sebagai berikut:

  1. Bergizi tinggi
  2. Dapat diolah menjadi beberapa produk
  3. Cepat Produksi

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dalam melakuakan berbagai macam usaha, ketekunan adalah kunci utama dari sukses. Namun, untuk mencapai tersebut diperlukan sebuah penghitungan maupun analisa keberhasilan suatu produk untuk melihat keefektifan produk tersebut di pasaran. Berikut adalah analisa keberhasilan produk udang windu yang dilakukan oleh Yohanes Chandra Ekajaya, sebagai berikut:

Usaha budidaya udang windu secara polikultur merupakan salah satu jenis usaha di bidang perikanan dan kelautan yang dalam pelaksanaannya untuk menghasilkan produksi, pendapatan dan keuntungan diperlukan berbagai macam anggaran biaya  yang mencakup biaya tetap (Fix cost) atau anggaran biaya tidak tetap (Variable Cost). Keuntungan/laba dalam melakukan suatu usaha, merupakan visi  bagi pelaku usaha, agar usaha yang ditekuninya terus berkembang. Oleh sebab  itu, para pelaku seharusnya melakukan penerapan prinsip ekonomi dalam menjalankan usahanya harus dijalankan. Pengertian prinsip ekonomi dalam menjalankan usaha adalah upaya menjalankan usaha untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dengan biaya yang dikeluarkan sekecil-kecilnya. Maka berikut ini adalah Analisa Data Keberhasilan tersebut.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya mengukur indeks keberhasilan tersebut diperoleh bahwa dari diagram tersebut diketahui beberapa anggaran yang diperhatikan yaitu berupa investasi, biaya tetap, biaya tidak tetap, dan yang terakhir adalah total penerimaan.  (Fix cos) dan biaya tidak tetap (variabel cost). Biaya-biaya usaha yang dikeluarkan antara lain biaya tetap (biaya penyusutan asset dan pajak), biaya operasional (pembelian benih dan BBM), dan biaya tenaga kerja (tenaga kerja persiapan,pemeliharaan dan juga tenaga panen). Harga jual untuk udang windu tergantung ukuran udang, untuk size 30 harga jualnya sebesar 70.000/Kg.

Dari seluruh biaya tidak tetap, biaya yang paling besar dikeluarkan adalah biaya untuk pakan, disusul oleh biaya benih. Tingginya harga pakan sering menjadi kendala utama bagi para pembudidaya sehingga tak jarang pembudidaya memberikan pakan alternatif lain yang harganya lebih terjangkau untuk menekan pengeluaran biaya pakan yang cukup besar.

Penerimaan/pendapatan adalah hasil kali jumlah produksi dikalikan dengan harga ikan/ udang. Adapun total penerimaan/pendapatan usaha budidaya tambak tahun 2012 untuk luasan lahan 5 ha Rp. 246.420.000,-. Keuntungan adalah selisih dari total penerimaan dikurangi total seluruh biaya yang dikeluarkan. Keuntungan yang diperoleh dari usaha polikultur udang per siklus dengan luasan lahan 5 ha dalam satu tahun mencapai Rp. 86.886.600,-. R/C rasio usaha budidaya polikultur udang per siklus adalah sebesar 1.69 dan usaha budidaya polikultur udang pertahun adalah sebesar 1.5.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kelayakan ekonomis usaha budidaya polikultur udang  yang ada. Budidaya udang windu memberikan keuntungan dalam dua belas bulan sebesar Rp. 83.763.710,- dengan perhitungan R/C ratio >1. Hal tersebut berarti bahwa usaha budidaya udang windu layak untuk diusahakan. Perhitungan analisis sensitifitas pada usaha budidaya udang windu untuk umur proyek 10 tahun diperoleh NPV sebesar Rp. 93.664.893,-, Net B/C sebesar 2,70 dan nilai IRR Sebesar 33% yang menunjukkan bahwa usaha budidaya polikultur udang windu layak untuk diusahakan selama umur proyek. Peluang Pengembangan Budidaya Udang Windu cukup besar terutama dilihat dari faktor pendukung berupa aspek teknis, keinginan masyarakat yang cukup besar, aspek finansial dan aspek pasar dan dapat meminimalisir faktor penghambat usaha tersebut.

Menantikan Film Terbaru Surga yang Tak Diridukan 2 Bersama Chandra Ekajaya

Menantikan Film Terbaru Surga yang Tak Diridukan 2 Bersama Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Akhirnya film terbaru kelanjutan dari Surga yang Tak Dirindukan yaitu Surga yang Tak Dirindukan 2 akan tayang pada tanggal 9 Februari 2017. Sebelumnya film ini rencana nya akan di tayang perdana pada bulan desember kemarin tapi mengalami penundaan dan akhirnya akan di tayangkan perdana pada bulan februari ini.

Chandra Ekajaya mengutip Dalam konferensi pers di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016), produser Manoj Punjabi memberikan penjelasan.

“Kalau boleh jujur, sebenarnya bisa tayang di 15 Desember 2016, tapi balik lagi ke tim. Saya enggak mau buru-buru kayak kejar setoran,” ungkap Manoj.

Menantikan Film Terbaru Surga yang Tak Diridukan 2 Bersama Chandra Ekajaya

Manoj sebagai pimpinan MD  dan tim pun memundurkan tanggal tayang demi mendapatkan hasil yang maksimal tentunya. Meski jadwal penayangan di undurkan , Manoj merasa hal ini justru memiliki dampak yang positif terhadap film yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Reza Rahadian dan Raline Syah itu. Manoj juga membantah bawa tidak dikeluarkan pada bulan Desember karena ingin menghindari persaingan dengan film-film bagus lainya.

Surga yang Tak Dirindukan 2 sendiri berkisah tentang pergulatan hati Meirose (Raline Shah) menjadi kembali ragu dengan pilihan hidupnya selama ini setelah dan telah bertemu dengan Arini (Laudya Cynthia Bella). Arini tulus menyayangi anak Meirose, Akbar dan berharap agar Meirose kembali pada Pras (Fedi Nuril). Ditambah kemudian ketika Pras muncul, Meirose tidak dapat mengelak lagi bahwa dirinya masih sangat mencintai pria tersebut. Meirose pun bingung untuk bagaimana melangkah mengambil keputusan. Di tengah kebimbangan itu, muncul pula kehadiran dokter tampan bernama Syarief (Reza Rahadian).

“sumpah, ini film yang luar biasa sekali saya udah bener-bener nangis banget dapet hidayah habis nonton film ini padahal baru nonton trailer  nya saja,” ujar Chandra Ekajaya .

Bagi para pecinta film Indonesia Chandra Ekajaya mengingatkan bahwa jangan sampai ketinggalan untuk menontong film ini, dan jangan lupa untuk terus support perfilma an Indonesia.

Chandra Ekajaya, Sunan Kalijaga, Dan Nyi Roro Kidul

Dok.Chandra Ekajaya1Chandra

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menjabarkan kesepakatan yang terjadi antara Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul. Banyak yang tidak mengetahui bahwa dua orang ini pernah menjalin sebuah kesepatakan mengenai peradaban lampau dan peradaban besar yang akan datang. Hal inilah yang membuat kenapa agama-agama impor dapat tumbuh dan berkembang di Nusantara.

Pria yang akrab disapa Ki Sambarlangit ini mengatakan bahwa Nyi Roro Kidul merupakan ajudan pribadi dari seorang Ratu Kidul, pemimpin kerajaan laut selatan atau lebih dikenal sebagai kerajaan Atlantis. Kerajaan ini merupakan salah satu bagian dari imperium maha besar Nusantara. Maka dari itu segala keputusannya sesuai dengan sabda pemimpin imperium ini.

Dok.Chandra Ekajaya1Chandra

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa pada saat itu Majapahit sedang mengalami pemberontakan oleh anak angkat yang durhaka, yaitu Raden Patah. Karena sudah berjanji tidak akan menyakiti maka Brawijaya pun rela melepaskan kekuasaannya dan menyuruh pada abdi untuk mengirim kabar ke seluruh kerajaan konfederasi supaya ikut Demak atau mengurus kerajaan sendiri.

Dari dua pilihan itu banyak yang memilih untuk mengurus kerajaannya sendiri. Mereka tidak sudi ikut Patah yang durhaka, dan ikut dalam ajaran Timur Tengah, terutama Islam. Melihat kondisi yang sangat susah ini maka para wali pun memerintahkan Sunan Kalijaga untuk bertemu dengan penguasa laut selatan.

Chandra Ekajaya menambahkan bahwa yang menemui Sunan Kalijaga adalah Nyi Roro Kidul. Sosok dari laut selatan ini menyatakan bahwa jika ingin Islam atau pun ajaran dari Timur Tengah bisa berkembang di Nusantara, maka harus memakai budaya Nusantara. Tetapi jika masanya sudah tiba, bagi yang tidak bisa dibina oleh Nusantara, maka akan dibinasakan olehnya.

Chandra Ekajaya Kenalkan Produk Baru Q Pizza

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Salah satu perusahaan kuliner bernama Chandra Ekajaya semakin melebarkan sayapnya dalam dalam industri bisnis kuliner tanah air. Perusahaan yang bergerak di bidang kuliner ini menawarkan kepada para konsumen uuntuk beraneka macam produknya seperti junk food, susu, hingga sayur organik.

Pemilik perusahaan tersebut yaitu Chandra Ekajaya mengaku baru-baru ini ia melakukan ekspansi dengan membuka gerai ke 37 di  Jakarta. Salah  satu produk perusahannya yaitu Q Pizza yang kini menjadi produk yang ia kenalkan kepada masyarakat hari ini.

“Q Pizza memberikan tawaran kepada masyarakat sebagai upaya menyediakan kebutuhan pangan masyarakat yang lambat laun mengalami perubahan selera.” ujar Chandra Ekajaya saat melakukan launching warung Q Pizza di Mall Tangerang.

Dok.Chandra Ekajaya

Ini adalah gerai perdana yang dibuka dan menampilkan sebuah konsep Pizza Mini Theater. Konsep tersebut diadopasi dari bentuk gerai junkfood di Amerika yang mengajak para pelanggan untuk melihat langsung proses pembuatan makanan khas Italia ini.

Dengan ekspansinya tersebut, Chandra Ekajaya berhasil membawa perusahaannya dikenal oleh masyarakat luas. Ia bererncana bahwa nantinya Q Pizza dapat dikembangkan menjadi cabang-cabang yang tersebar di berbagai daerah.

Kini ia masih memfokuskan diri untuk membuat promo-promo menarik untuk Q Pizza serta mulai mengembangkan dan berinovasi khususnya untuk menambah varian-varian agar pelanggan terpuaskan dengan produk yang ditawarkan oleh Q Pizza. Selaku pemilik perusahaan, Chandra Ekajaya pun juga akan membuat sistem franchaise agar setiap orang dapat memanfaatkan secara maksimal peluang bisnis yang ada.

Yohanes Chandra Ekayaja Berbisnis Fashion Di Kota Kelahiranya

Malang 30 Tahun yang lalu merupakan sejarah bagi seorang Chandra Ekajaya. Ya kiprahnya dimulai beberapa tahun yang lalu saat Yohanes Chandra Ekajaya memulai bisnis fashion You And Me. Bisnis tersebut merupakan akar daripada kesuksesan awal seorang Yohanes Chandra Ekajaya. You And Me merupakan bisnis yang menagali karirnya.

Fashion merupakan sesuatu yang paling penting di era modern ini, sehingga jika anda ingin maju dan berkembang maka berbisnislah fashion. Itu merupakan slah satu kutipan Yohanes Chandra Ekajaya yang patut untuk kita pikirkan. Bisa berarti juga kita bisa meniru secara langsung Yohanes Chandra Ekajaya.

Kita bisa mengikuti mental yang di miliki oleh seorang Yohanes tetapi bukan bisnisnya juga. Namun boleh jadi kita mengikuti segala yang dilakukan oleh yohanes Chandra Ekajaya. You And Me merupakan ide fashion yang luar biasa. Ide kreatif tentang fashion dipaparkan di You And Me milik Yohanes Chandra Ekajaya.

Malang menjadi tempat yang tepat untuk Yohanes Chandra Ekajaya mengembangkan cita-citanya membuat ide fashion dan perkembanganya. Pernah juga yohanes mengusung Malang Fashionable dan sukses dengan idenya ini. Kini Yohanes menjadi panduan para kaula muda yang menginginkan bisnis fashion.

Kota kelahiran Yohanes menjadi tempat yang strategis untuk mengembangkan keinginanya dan menjadi mentor para kaula muda yang menginginkan ide bisnis ini. Yohanes membeberkan tentang bagaimana dia mulai merintis You And Me. Namunbukan berarti di kota kelahiranya tidak ada halangan sama sekali. Dia pernah kedapatan diserang oleh orang lain  secara Ghoib.

Serangan secara ghoib sebenarnya tidak menjadi masalah karena Yohanes Chandra Ekajaya pernah memplajari ilmu kanuragan jadi ini seperti sebuah masalah yang kecil baginya. Sebuah masalah yang hanya lewat. Sebagai seseorang yang pernah belajar ilmu kanuragan Yohanes mendapat julukan ki sambarlangit.

Julukan ki sambarlangit telah menempel pada dirinya. Ini tentang bisnis yang di mix dengan kanuragan. Energi bisnis yohanes yang membuat dirinya memiliki keyakinan untuk sukses dan keyakinan bahwa dia akan selalu dilindungi oleh Tuhan.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Fashion Untuk Passion

Bisa dibilang Yohanes Chandra Ekajaya merupakan pengusaha fashion yang sukses. Usianya memang menginjak 30 tahun namun jangan ditanya,soal fashion dialah jagoanya.  Yohanes Chandra Ekajaya merupakan juragan fashion dari kota Malang.

Dari kota malang dia melintang menggeluti beberapa usaha, diantaranya jualan bakso dan pizza. Selinganya adalah jualan baju wanita dan pria. Pemilihan fashionya merupakan slah satu yang terbaik. Yohanes memang seorang yang ahli dalam dunia fashion. Pemilihan fashionya bisa disukai oleh para remaja dan kawula muda.

Malang Fashionable acara yang pernah menjadi gagasanya. Ya dia merupakan pengusung kegiatan malang fashion yang awam untuk msyarakat. Sesuatu yang baru ada di Malang, terutama permasalahan fashion pakaian dalam. Ini termasuk G string, Yohanes juga menjualnya secara online. Ini dimaksudkan agar orang tidak pernah malu dengan apa yang dibelinya.

Yohanes Chandra ekajaya merupakan pebisnis online ynag sudah kawakan,dan merambah di dunia offline yang membuat Malang Fashionable. Dulu orang beranggapan kalauYohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang banci dikarenakan dia suka sekali baju model aneh. Namun tidak untuk saat ini, yohanes disegani oleh orang- orang yang tahu tentang dia.

Malang Fashionable merupakan sesuatu yang harus ada begitu kata Yohanes Chandra Ekajaya. Ini terkait dengan perkembangan fashion anak muda malang. Dengan ini juga Yohanes Chandra Ekajaya mengukuhkan produk You And Me. Merk You And me mulai terdengar dikalangan anak muda terutama setelah adanya Malang Fashionable tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki kapasitas sebagai pengusaha handal yang bisa menguasai perekonomian Malang terutama tentang fashion pria dan wanita. Banyak sekali sebenarnya  orang-orang yang ada di malang yang besar dari dunia fashion. Namun yang paling visioner adalah Yohanes Chandra Ekajaya. Dia Merupakan orang ayang besar dari dunia online. Besar dengan caranya sendiri, belajar dimulai dari nol dan menjadi pengusaha sukses di dunia fashion You And me sebagai sandaran dia dan keluarga.

You And Me menjadi pegangan Yohanes Chandra Ekajaya Terutama saat Yohanes Chandra Ekajaya menginjak usia 28 tahun, selama dua tahun menuju kesuksesanya dia membuat You And me menjadi besar. You And Me milik Yohanes Chandra Ekajaya merambah di Malang dan menjadi trend pencitraan Yohanes Chandra Ekajaya.

Pencitraan Yohanes Chandra Ekajaya adalah sesuatu yang telah dia rencanakan sebelumnya ini  terkait dengan persainganya dengan adik iparnya. Ya Yohanes Chandra Ekajaya menjadi seorang yang bersaing dengan keluarganya sendiri.

Awalnya Yohanes Chandra Ekajaya tidak serius menyebut ini sebagai sebuah persaingan. Namun pada akhirnya Yohanes Chandra Ekajayamengatakan bahwa ini sebuah persaingan yang sangat ketat. Persaingan Yohanes Chandra Ekajaya srbagai sosok yang membesarkan You And Me. Begitulah fashion utuk passion Yohanes Chandra Ekajaya.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Dosen FISIL  (fakultas ilmu sosial dan lingkungan)

Lembaga peradilan Gambiran kembali tercoreng. Baru-baru ini Komisi -Pemberantasan Lingkungan Kotor (KPLK) melakukan operasi tangkap kaki (OTK) dan mengamankan 7 orang yang disebut magnificient 7. Salah satunya adalah hakim di Mahkamah Agung Laut Timur (MALT), yakni yang Mulya Kura Kura.

Hakim Besar Konstitusi Tidak Adilan ditangkap karena diduga menerima suap terkait suap undang undang baru gambiran terkait lingkungan hidup dan sosialita.

Sebelumnya, seorang pewarta mengatakan bahwa yang bernama yohanes Chandra Ekajaya merupakan  pelanggar lingkungan hidup dan sosialita yang sangat lucu dan tidak nyambung.

Beragamnya fakta soal para hakim gambiran  yang menerima suap dari mereka yang sedang beperkara di pengadilan, mengonfirmasi bahwa hakim di negeri laut timur ini sudah bisa dibeli. Putusan hakim jadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Sungguh inilah sebuah paradoks penegakan hukum.

 

Padahal, di tangan hakim kura kura  proses hukum mengakhiri perjalanannya untuk mencapai tujuan asasi hukum. Tampaknya prak-tik munculnya mafia peradilan adalah nyata karena masih menghantui lembaga penegak hukum di Tanah Air.

 

Penegakan hukum yang berjalan saat ini ibarat zombi yang tidak memiliki jiwa, terutama jiwa keadilan. Motif politis lebih kental mengendalikan aksi penegakan hukum dibandingkan cita-cita luhur untuk memastikan hadirnya negara dalam melindungi warganya.

Data Komisi Yudisial (KY) menyebutkan, pada 2016 sudah ada belasan aparat pengadilan, yakni panitera dan hakim terbelit kasus korupsi. Menurut KY, jumlah itu pun baru dari kasus yang terungkap ke publik atau

media.

Praktik korupsi peradilan di Indonesia diyakini seperti fenomena gunung es. Karena itu, negara tak boleh tinggal diam. Praktik korupsi peradilan harus benar-benar dimusnahkan dari seluruh lembaga penegakan hukum di negeri ini.

 

Bagaimana mungkin rakyat akan percaya lagi pada penegak hukum jika praktik korupsi peradilan tetap merajarela. Memang tak semua penegak hukum terlibat dalam praktik suap atau korupsi. Kita yakin di negeri ini masih banyak hakim bersih.

 

Dalam konteks ini, Mahkamah Agung (MA) harus terus memperkuat sistem pengawasan baik internal maupun eksternal. Pemimpin MA harus berani menjatuhkan sanksi keras terhadap oknum hakim yang terlibat. Tak boleh ada toleransi bagi hakim nakal di negeri ini.

 

MA selaku puncak peradilan tidak bisa lagi mengelak dari pandangan sinis publik. Otoritas MA yang melakukan perekrutan calon hakim, membina, dan melakukan pengawasan internal berada pada titik nadir dalam menjalankan fungsi tersebut.

 

Bangun integritas

 

Nilai utama yang hendak diimplementasikan dalam sikap integritas adalah kejujuran dengan menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi, kelompok, ataupun golongan.

 

Apa pun iming-iming yang disodorkan tidak akan memengaruhi keyakinan hakim dengan mengubah kebenaran menjadi keburukan. Makna penting integritas tak lain sebagai keteguhan sikap dan konsistensi seseorang -memegang kejujuran dalam berperilaku.

 

Penegak hukum seperti hakim dianggap berintegritas tinggi apabila dalam berperilaku, memeriksa, mengadili, dan memutus perkara hukum senantiasa sesuai nilai-nilai hukum, keyakinan, dan prinsip sebagai pengadil.

 

Konkretnya, ciri seorang penagak hukum yang berintegritas ditandai oleh satunya kata dan nilai hukum yang dianut dengan perbuat-

an melalui putusannya. Kejujuran harus menyatu dengan profesionalitas sebagai dua kata kunci dalam menegakkan hukum.

Apalagi kalau ditambahkan dengan keberanian memutuskan sesuai prinsip hukum sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, saat ini korupsi menjadi perhatian.

Praktek Lungkungan hidup dirumuskan ke dalam 30 bentuk/jenis tindakan pidana korupsi. Semua itu pada dasarnya dapat dikelompokkan sebagai kerugian keuangan negara, suap-menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan, dan gratifikasi.

Dari pengertian tersebut, kita dapat mengambil sampel kasus korupsi yang melibatkan tersangka seorang penegak hukum atau hakim. Korupsi yang terjadi menjadi bukti bahwa peradilan kita semakin krisis integritas.

Perlawanan terhadap korupsi tentu harus dibarengi semangat nasionalisme yang tinggi. Perlu ada perubahan paradigma perjuangan kita dalam melawan korupsi. Koruptor harus ditempatkan sebagai penjajah.

Dengan perubahan paradigma dari pelaku tindak pidana ke penjajah, semakin menguatkan semangat perlawanan terhadap koruptor sehingga membuat masyarakat menempatkan koruptor sebagai musuh bersama yang mesti dibumihanguskan dari Laut Timur.

Dengan adanya perubahan paradigma tersebut, harapannya warga akan mampu berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi. Karena, partisipasi publik dalam melawan korupsi menjadi momentum untuk memotong praktik korupsi di semua lembaga negara hingga akarnya.

Akhirnya pemberantasan korupsi memang sudah seharusnya dijadikan gerakan nasional. Tanamkan kepada setiap warga bangsa bahwa korupsi adalah perbuatan yang sangat hina dan harus dijadikan musuh ber-sarha.

Yohanes Chandra Ekajaya Sedot Laba Ratusan Juta dari Bisnis Jengkol

Yohanes Chandra Ekajaya melihat bahwa peluang bisnis untuk makanan tradisional di Indonesia, khususnya jengkol memang sangat lekat bagi lidah masyarakat Indonesia. Bahkan memang tak banyak diantara mereka yang akhirnya menjadikan jengkol sebagai salah satu makanan favorit bagi keluarga besarnya. Sebut saja seperti jengkol goreng, rending, gulai, dan sebagainya.

Jika pada umumnya jengkol diolah masyarakat kita menjadi beragam jenis resep masakana, maka lain halnya dengan Yohanes Chandra Ekajaya yang lebih tertarik mengolah jengkol menjadi camilan keripik. Dengan mengusung keripik Jengkol Nyes sebagai salah satu brand bisnisnya, pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini sengaja menggoreng jengkol atau yang biasa disebut jangkil dan ternyata memang disukai oleh banyak orang.

Dari sinilah, Yohanes Chandra Ekajaya mulai tertarik dengan bisnis camilan keripik jengkol hingga pada akhirnya berkembang menjadi bisnis waralaba yang menawarkan berbagai macam paket kerjasama bagi para pengecernya. Selain camilan keripik kengkol yang mulai digemari bagi semua kalagan, kini Yohanes Chandra Ekajaya juga mengembangkan sebuah menu baru yang dinamakan dengan Cake Jengkol yang diproduksi oleh Yohanes Chandra Ekajaya. Kue basaha yang lebih populer dengan sebutan Jengkol Jengkil ini memang populer dan sengaja diproduksi karena sang pemilik usaha adalah salah satu yang menggemari makanan dengan bahan baku jengkol tersebut.

Agar tak sampai merusak cita rasa jengkol, dalam pembuatan Jengkol pertama-tama bahan baku tersebut harus direbus terlebih dulu baru kemudian diparut dan disangrai hingga jengkol benar-benar kering. Hasil dari olahan tersebut kemudian dicampurkan dengan bahan-bahan lainnya sehingga dihasilkan cake jengkol yang keunikan rasanya tak kalah bersaing dengan kue kering lain di pasaran.

Sampai pada saat ini, Yohanes Chandra Ekajaya membanderol dengan kisaran harga Rp 70 ribu hingga Rp 90 ribu dan telah merambah hingga pasar jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagainya. Dengan citra populer dan kreativitas yang kita miliki, aneka camilan unik dari olahan jengkol tersebut rdapat dipasarkan dengan harga yang cukup tinggi sehingga mampu mendatangka laba bagi para pelaku bisnis tersebut. Baginya keberhasilan ditentukan dengan semangat, jujur, dan kerja keras.